TGB Bersama Bupati dan Wakil Bupati Lotim Hadiri Hultah YPDM NWDI Perian Ke 79 Dengan 1.496 Santri.

‎Serba Kabar.com – Lombok Timur  – Bupati Lombok Timur (Lotim) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H.Haerul Warisin dan Wakil Bupati H.M.Edwin Hadiwijaya, menghadiri acara Hari Ulang Tahun (Hultah) Yayasan Pondok Pesantren Darul Muttaqin (YPPDM) Nahdlatul Wathan Diniah Islamiyah (NWDI) Perian Yang Ke 79 dan Haul Ke 18 Pendiri Ponpes YPDM NWDI TGH.Muhammad Ma’shum Qasim. Ahad (26/07/2026)

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniah Islamiyah (PBNWDI) Dt.TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA jajaran pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, Pengurus Cabang NWDI Se Kabupaten Lombok Timur dan ribuan jama’ah yang memadati arena Hultah YPDM NWDI Perian Yang Ke 79.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muttaqin Nahdlatul Wathan Diniah Islamiyah (YPDM NWDI) Perian TGH.Fahruddin,S.Pd dalam sambutannya menyampaikan dalam usianya yang ke 79 Ponpes YPDM NWDI Perian memiliki lembaga pendidikan dari tingkat TK,SD/MI, MTs/SMP, SMK dan Kelas Alam.

‎‎”Diusianya yang ku 79 Ponpes YPDM NWDI sampai saat ini memiliki santri atau siswa sebanyak 1.496 siswa dengan 211 orang guru yang tersebar dari tingkat TK,SD,MI,SMP,MTs,Aliyah,SMK dan Sekolah Alam,”ungkap TGH.Fahruddin.

‎Ia juga menyampaikan pada saat ini YPDM NWDI Perian terus melakukan pembangunan ruang kelas untuk menampung siswa atau santri yang jumlahnya semakin bertambah pada setiap tahunnya.

‎‎Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hultah YPDM NWDI Perian Yang Ke 79 dan Bupati mengapresiasi kiprah Ponpes Darul Muttaqin yang memberikan pendidikan kepada anak-anak kita  selama 79 tahun dan saat ini memiliki 1.496 santi.

‎”Saya sempat merenung tadi saat Bapak Tuan Guru menyampaikan  jumlah santri yang belajar disini sampai 1.496 orang. seandainya ponpes ini tidak ada lalu kemana anak-anak ini akan sekolah, kami mengakui keberadaan Madrasah di daerah kita ini sangat membantu pemerintah dalam bidang pendidikan,”tutur Bupati.

‎Bupati juga menyampaikan Pemda Lombok Timur saat ini sedang memperjuangkan Sekolah Unggul Garuda yang akan menampung siswa-siswi cerdas namun terkendala biaya.

‎”Insyaallah di tahun 2027 kita Sudah disetujui oleh Pemerintah Pusat untuk membangun sekolah Unggul Garuda dengan luas lahan yang sudah kita siapkan 20 Hektar. Di sekolah ini nanti kita akan tampung anak-anak cerdas lulusan SMP dan MTs tetapi orang tua mereka secara ekonomi tidak bisa melanjutkan sekolah anak-anaknya karena keterbatasan biaya,”ujat Bupati H.Haerul Warisin.

‎Bupati yang akrab disapa dengan H.Iron itu juga menyampaikan Pemda Lombok Timur juga sudah membentuk Sekolah Rakyat yang ini sudah berjalan dengan jumlah siswa ratusan orang yang berasal dari seluruh wilayah Lombok Timur.

‎”Kita juga sudah buka Sekolah Rakyat yang kita prioritaskan siswanya dari kalangan keluarga tidak mampu. Ini sudah Kita buka dan sudah berjalan yang saat ini kita titipkan mereka belajar di BLK Lenek. Insyaallah di tahun 2027 kita akan bangun sekolah rakyat di wilayah Kecamatan Sakra,”terang Bupati.

‎Bupati Iron menambahkan cukup banyak anak-anak Lombok timur yang cerdas tetapi tidak bisa melanjutkan sekolahnya karena faktor biaya. Mereka ditinggalkan oleh orang tuanya menjadi Pekerja Migran Indonesia (TKI) lalu dirawat oleh Kakek atau neneknya.

‎”Kita menjadi pengirim TKI terbesar kedua di seluruh Indonesia setelah Kabupaten Indramayu. Bahkan di tahun 2026 kita pernah menjadi yang pertama terbesar baru Indramayu. itulah sebabnya banyak anak-anak kita yang tidak diperhatikan pendidikannya. Bapaknya kerja di Malaysia, ibunya menjadi PMI di Arab Saudi, Lalu anak-anak mereka dititipkan sama neneknya,”ungkap H.Iron.

‎Bupati juga mengingatkan kepada seluruh Pimpinan Ponpes dan Pengelola Sekolah swasta lainnya jangan menganggap Sekolah Rakyat (SR) Sekolah Unggul Garuda sebagai pesaing. Kehadiran Sekolah Rakyat dan sekolah Unggul Garuda ini dihajatkan untuk siswa atau santri yang tidak mampu secara ekonomi dan anak yang tidak terurus pendidikannya.(red)